Sepak Takraw

Categories: Art and Culture

Sejak dahulu, permainan sepaktakraw sangat digemari masyarakat di beberapa daerah Indonesia antara lain di Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan. Khususnya di Sulawesi Selatan, sepak raga disebut meraga/Maddaga dalam bahasa Bugis yang diambil dari kata siraga-raga yang berarti saling menghibur. Permainan sepakraga dapat dimainkan kapan saja sebagai pengisi waktu luang. Juga merupakan salah satu acara yang senantiasa diadakan untuk upacara-upacara resmi kerajaan, misalnya pelantikan seorang raja, memeriahkan suatu pesta keramaian keluarga, pesta panen, atraksi untuk menyambut tamu-tamu agung. Dilihat dari latar sosial budaya, permainan ini termasuk jenis permainan rakyat, perpaduan unsur olahraga dan seni yang pasti yang memainkannya dibutuhkan kecekatan dan kelincahan. Kalau si pemain dapat melakukan dengan mahir, maka menimbulkan suasana senang dan gembira baik yang memainkan maupun yang menyaksikan. Sepakraga dijadikan sebagia proses komunikasi antara remaja, baik ikut langsung bermain maupun hanya sebagai penonton. Namun permainan ini sifatnya juga penuh persaingan, karena masing-masing pemain berusaha lebih unggul dari yang lain. Ia akan mempertontonkan kebolehan melakukan variasi atau akrobat yang dapat menimbulkan pesona.

Spread The Love, Share Our Article